Blog

Latto

Mengapa Implementasi ERP Gagal? 9 Penyebab Kritis

Banyak organisasi ragu-ragu dalam hal menerapkan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) yang baru. Meskipun manfaat dari implementasi ERP yang sukses jarang dipertanyakan, sering kali ada kekhawatiran terkait kegagalan implementasi ERP. Sangat mudah untuk merasa lelah, buang-buang waktu dan menambah proses kerja perusahaan selama proses implementasi. Terlebih bila implementasi secara keseluruhan dengan begitu banyak modul dan fitur yang akan dikelola. Hal ini berujung pada pemikiran bahwa implementasi ERP adalah proses yang sia-sia karena perusahaan memiliki kertas kerja manual yang selama ini nyaman digunakan untuk pelaporan kinerja.

Read more “Mengapa Implementasi ERP Gagal? 9 Penyebab Kritis”
Latto

Apa Itu Laba Rugi?

Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan penting yang menunjukkan apakah bisnis menghasilkan laba atau mengalami kerugian. Memahami laporan ini membantu kamu sebagai pemilik bisnis untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat.

Mengenal Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi merangkum pendapatan dan biaya bisnis dala periode tertentu, menunjukkan:

  • Pendapatan: Total pemasukan bisnis.
  • Harga Pokok Penjualan (HPP): Biaya produksi barang/jasa.
  • Laba Kotor: Selisih antara pendapatn dan HPP.
  • Laba Bersih: Sisa setelah semua biaya dikurangi.

Mengapa Laba Rugi Penting?
Laporan laba rugi memberikan banyak manfaat untuk berbagai aspek bisnis, diantaranya:

  • Evaluasi Kinerja: Menunjukkan area yang perlu diperbaiki dan mengidentifikasi sumber laba atau kerugian.
  • Dasar Pengambilan Keputusan: Membantu menentukan strategi bisnis, misalnya mengurangi biaya tertentu atau mengembangkan produk.
  • Kebutuhan Pajak dan Pembiayaan: Laporan ini memudahkanperhitungan pajak dan akses pinjaman modal.

Tips Mengelola Laba Rugi
Mengelola laporan laba rugi membutuhkan keteraturan dan pemahaman yang baik terhadap aliran keuangan, berikut tips mengelola laba rugi:

  • Catat Setiap Transaksi: Jaga keakuratan data dengan mencatat transaksi secara rutin.
  • Evaluasi Margin Laba: Pantau margin laba untuk melihat apakah bisnis efisien.
  • Gunakan Data untuk Forecasting: Analisis laporan laba rugi bisa memprediksi keuangan jangka panjang, penting untuk rencana anggaran.

Laporan laba rugi adalah alat penting untuk menilai kesehatan keuangan bisnis dan mengambil keputusan yang tepat. Dengan memahami dan mengelola laporan ini secara rutin, kamu dapat mengidentifikasi peluang peningkatan laba dan area pengeluaran yang perlu dikendalikan, sehingga membantu mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Latto

Pentingnya Pembukuan Untuk UMKM

Memahami pentingnya pembukuan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah langkah awal untuk memastikan stabilitas dan potensi pertumbuhan bisnis. Meski sering dianggap rumit, pembukuan menjadi dasar bagi UMKM untuk mencapai efisiensi, akurasi dalam pengelolaan keuangan, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

Apa Itu Pembukuan dan Mengapa Penting Bagi UMKM
Pembukuan adalah pencatatan sistematis dari transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu bisnis. Di UMKM sendiri, pembukuan seringkali dianggap hanya opsional, padahal sebenarnya sangat esensial untuk mengetahui kondisi finansial bisnis secara akurat. Sehingga mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran termasuk mengelola aset sangatlah penting.

Manfaat Pembukuan Bagi UMKM

  • Memantau kondisi keuangan, dimana membantu pemilik bisnis memahami aliran kas, pengeluaran yang besar dan menghindari kebocoran anggaran.
  • Pengambilan keputusan yang lebih tepat, pembukuan memberikan data akurat yang diperlukan untuk membuat keputusan strategis seperti kapan harus menambah stok atau kapan harus berinvestasi.
  • Mendukung proses pembiayaan, bank dan lembaga keuangan membutuhkan data keuangan untuk mengevaluasi kelayakan kredit UMKM. Pembukuan yang baik menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan pinjaman modal tambahan.
  • Pemenuhan wajib pajak dapat membantu UMKM dalam perhitungan pajak secara akurat sehingga dapat mengurangi risiko terkena sanksi akibat salah pelaporan pajak.

Tantangan Pembukuan Pada UMKM dan Solusi Praktis
Banyak UMKM menghadapi tantangan dalam melakukan pembukuan karena keterbatasan sumber daya dan pengetahuan. Salah satu solusi adalah dengan mengadopsi ERP (Enterprise Resource Planning) atau aplikasi pembukuan sederhana. Menggunakan ERP memungkinkan pelaku UMKM untuk memiliki pembukuan terintegrasi yang otomatis, akurat dan mudah diakses.

Tips Mudah Memulai Pembukuan UMKM

  • Catat setiap transaksi secara rutin, mulailah dengan sistem sederhana seperti buku kas atau aplikasi pencatatan
  • Gunakan teknologi atau software ERP, sistem ERP dapat memudahkan proses pencatatan, pelaporan hingga pengelolaan invetaris dan keuangan. Bahkan bagi pemilik UMKM yang kurang terbiasa dengan teknologi, platform ERP dapat dioperasikan secara fleksibel.
  • Evaluasi berkala, luangkan waktu untuk mengevaluasi laporan keuangan setiap bulan agar pemilik UMKM dapat melihat perkembangan dan menentukan strategi bisnis berikutnya.

Pembukuan bukan hanya tentang mencatat angka, tetapi juga dasar dari pengelolaan bisnis yang baik. Bagi UMKM, pembukuan yang akurat adalah kunci untuk meraih pertumbuhan yang sehat dan menghadapi tantangan keuangan dengan percaya diri. Dengan bantuan teknologi ERP yang mudah diakses, UMKM dapat menjalankan pembukuan secara lebih efisien, mendukung kesuksesan bisnis mereka di masa depan.

Latto

Mengenal Harga Pokok Penjualan (HPP)

Sebelumnya sudah kita bahas tentang Laba-Rugi, sekarang berlanjut ke Harga Pokok Penjualan (HPP) yang merupakan salah satu elemen penting dalam mengelola keuangan bisnis, terutama di bidang produksi dan perdagangan. HPP digunakan untuk menentukan berapa biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam menghasilkan produk/jasa yang dijual kepada pelanggan.

Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP)
HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang yang kemudian dijual. Ini mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja dan overhead. HPP sangat penting karena secara langsung mempengaruhi margin keuntungan bisnis.

Komponen HPP
Biaya Bahan Baku: Semua bahan yang digunakan dalam proses produksi.
Biaya Tenaga Kerja: Gaji karyawan yang terlibat langsung dalam produksi barang.
Biaya Overhead: Termasuk biaya listrik, sewa pabrik dan biaya produksi lainnya.

Cara Menghitung HPP
Menghitung HPP dapat dilakukan dengan menggunakan formula berikut:
HPP = Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir
Penjelasan:
Persediaan Awal: Nilai barang yang tersedia di awal periode.
Pembelian Bersih: Total pembelian barang dagangan selama periode.
Persediaan Akhir: Nilai barang yang tersisa di akhir periode.

Mengapa HPP Penting untuk Bisnis?
Mengetahui HPP sangat penting karena:

  1. Menentukan Harga Jual yang Tepat: Dengan mengetahui berapa biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang, perusahaan dapat menentukan harga jual yang memastikan keuntungan.
  2. Meningkatkan Efisiensi Biaya: Mengetahui komponen biaya membantu perusahaan mengidentifikasi area di mana biaya dapat ditekan.
  3. Mengelola Laba dan Rugi: HPP yang akurat mempermudah perusahaan dalam menganalisis laba dan rugi dengan lebih baik.

Peran ERP dalam Mengelola HPP
Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) dapat mempermudah pengelolaan HPP dengan mengintegrasikan data dari berbagai departemen seperti produksi, persediaan, dan keuangan. Berikut manfaat ERP dalam pengelolaan HPP:

  1. Otomatisasi Perhitungan: ERP secara otomatis menghitung HPP berdasarkan data persediaan dan produksi.
  2. Akurasi Data: Dengan semua data terintegrasi dalam satu platform, ERP memastikan akurasi dan konsistensi dalam menghitung HPP.
  3. Laporan Real-Time: Sistem ERP memberikan laporan HPP secara real-time sehingga manajemen dapat membuat keputusan lebih cepat dan tepat.
  4. Efisiensi Operasional: ERP membantu mengidentifikasi biaya yang bisa dikurangi, meningkatkan efisiensi operasional dan laba bisnis.

Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah indikator penting dalam menentukan kesehatan keuangan bisnis. Dengan memahami komponen dan cara menghitung HPP, perusahaan dapat mengoptimalkan profitabilitas dan menetapkan harga jual dengan lebih tepat. Implementasi ERP dalam bisnis akan membantu mempermudah pengelolaan HPP, memberikan data yang akurat, dan meningkatkan efisiensi bisnis secara keseluruhan.

Latto

Manfaat ERP Dalam Sales Management

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, pengelolaan penjualan yang efektif adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Salah satu teknologi yang bisa membantu perusahaan dalam mengoptimalkan manajemen penjualan adalah sistem Enterprise Resource Planning (ERP). ERP memungkinkan integrasi berbagai fungsi bisnis dalam satu platform, termasuk sales management.

Berikut beberapa manfaat dari penggunaan ERP dalam pengelolaan penjualan yang dapat meningkatkan performa bisnis kamu.

Read more “Manfaat ERP Dalam Sales Management”
Latto

Tips Kurangi Pengeluaran Bisnis

Dalam menjalankan sebuah bisnis, mengontrol pengeluaran adalah hal yang sangat penting agar profit tetap terjaga. Pengeluaran yang tidak terkontrol bisa memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan dan menghambat pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk secara proaktif mencari cara untuk mengurangi biaya operasional tanpa harus mengorbankan kualitas.
Berikut beberapa tips yang bisa membantu mengurangi pengeluaran bisnis secara efektif.

Read more “Tips Kurangi Pengeluaran Bisnis”
Latto

Perbedaan Invoice dan Kwitansi

Dalam aktivitas bisnis sehari-hari, dokumen seperti invoice dan kwitansi memegang peranan penting dalam mengelola transaksi keuangan. Namun masih banyak yang sering kali kebingungan dalam membedakan keduanya. Kali ini mimin akan menjelaskan apa itu invoice dan kwitansi, serta perbedaan utama di antara kedua dokumen tersebut, sehingga kamu bisa lebih memahami penggunaannya dalam dunia bisnis.

Read more “Perbedaan Invoice dan Kwitansi”
Latto

Perbedaan HRM dan HCM

Dalam dunia bisnis modern, manajemen sumber daya manusia (HR) telah berkembang seiring dengan perubahan teknologi dan kebutuhan perusahaan. Ada dua konsep utama yang sering digunakan untuk mengelola karyawan yaitu Human Resource Management (HRM) dan Human Capital Management (HCM). Meskipun sering dianggap serupa, keduanya memiliki fokus dan pendekatan yang berbeda. Kali ini kita akan bahas perbedaan antara keduanya.

Read more “Perbedaan HRM dan HCM”